Pihak usahawantani.com mempelawa semua petani penternak , nelayan dan peniaga berkaitan tani untuk menggunakan perkhidmatan blog usahawantani.com. Anda boleh mengiklan produk anda dilaman ini secara percuma . Marilah sama-sama kita memajukan industri asas tani ini . Hantarkan skrip atau banner iklan anda ke iklan@usahawantani.com Kami akan siarkan iklan anda di blog ini. Anda juga digalakkan untuk mendaftar sebagai pengguna laman usahawantani.com . Sebagai pengguna berdaftar anda akan sentiasa mendapat maklumat terkini dari kami . Sekian . Pentadbir @ Pulau Tawar Jerantut Pahang

22 February 2008

Kursus Kambing di Meru/Kapar

Teguh Ternak Sdn Bhd akan mengadakan kursus menternak kambing.

Tarikh: 12 hingga 16 March 2008.
Tempat: Teguh Ternak Sdn Bhd, Jalan Kempas, Bukit Kapar, Klang, Selangor
Yuran: RM600 termasuk makan minum dan penginapan

Untuk maklumat lanjut sila hantarkan nama dan no. k/p kepada sms 0192111486


usahawantani.com

Read more...

21 February 2008

Kursus Intensif Kambing - Murah RM20 Je 3 hari

Tuan/Puan, Pihak Bank Pertanian Malaysia bersama-sama Al-Barakah Global Food Industry Sdn Bhd menawarkan Kursus Intensif Penternakan Kambing untuk penternak & kakitangan penternak seperti berikut:

Tarikh: 15-17/03/2008 (3 Hari)
Kos seorang peserta: Hanya RM20 keseluruhan.
Disediakan: Makan/minum, tempat tinggal,kemudahan kursus, sijil etc.
Tempat Kursus: Institut Pembangunan Bank Pertanian Malaysia (ABADI), Bangi &Ladang Al-Barakah Global Food Industry SB, Nilai
Fasilitator/Penceramah Terlibat:
•Dr. Azman Shah Bin Abdul Manaf - Pegawai Veterinar, JPH Negeri Sembilan.
•Ahmad Daud Bin Ramtan - Penyelaras Projek TAC, JPH Negeri Sembilan.
•Tafsir bin Serin - Pegawai Penyelidikan, MARDI UPM

Tajuk utama:
1) Pengurusan Ternakan Komersial
2) Mengenal Penyakit & Bedah Siasat

Syarat Peserta: Penternak yang mempunyai ternakan lebih dari 5 ekor.

Aturcara kursus: AKAN DIBERIKAN PADA YANG MENDAFTAR Maklumat peserta yang diperlukan: Nama, IC, Alamat lengkap, Tel. yang boleh dihubungi, email address Sila beri maklumat yang diperlukan jika berminat untuk menyertainya melalui borang yang disediakan . Klik Sini Untuk Mendaftar : PENDAFTARAN

SEKIAN. TERIMA KASIH.

usahawantani.com

Read more...

13 February 2008

Gold Strike is EV+CER's new high-yielding corn

East Coast Economic Region (ECER) is planting a new breed of high-yielding corn which brings 85 per cent more return on investment.In a statement yesterday, ECER said the hybrid corn is being introduced by the Hulu Terengganu Department of Agriculture as part of ECER's agriculture initiative.Under the endeavour, a 200ha farm in Kuala Berang has been earmarked for corn farming which forms a dominant part of the self-sustaining Bachok-Besut-Setiu-Kuala Berang Agro Valley for vegetables and short-term crops.Terengganu Department of Agriculutre director Mohd Yusof Maidin said based on its study, the Gold Strike sweet corn selected as the new hybrid is the most resistant to plant diseases, gives better revenue, produces bigger ears of corn and has been successfully cultivated.The initial plantation phase, which started in December 2007, will cover 58ha of land involving 144 farmers."Although the cost of growing the Gold Strike hybrid sweet corn is higher than the usual Thai Super Sweet corn, income from the new hybrid is more than double compared to the Thai Super Sweet," said Mohd Yusof.The cost of planting the hybrid sweet corn is estimated at RM4,832 per ha with an expected income of RM12,600 per ha per seaso,n while the estimated cost of planting Thai Super Sweet corn is about RM3,352 with estimated income of RM5,500 per ha per season.The corn plantation effort is also expected to provide additional income for local farmers through contract farming with anchor companies.In 2006, Malaysia imported 200 tonnes of corn worth US$200,000 (RM683,000) from China followed by New Zealand with 140 tonnes worth US$170,000 (RM580,600).Malaysia also imports 100 tonnes from Thailand worth US$50,000 (RM170,600) and 70 tonnes from the US worth US$80,000 (RM273,000).The US is the largest corn producer in the world with a total of 270 million tonnes of corn produced annually, commanding almost half of the world's harvest

KURSUS TANAMAN JAGUNG MANIS HIBRID : KLIK SINI UNTUK DAFTAR

usahawantani.com

Read more...

11 February 2008

TANAMAN JAGUNG MANIS (SWEET CORN)

Sumber dipetik: Internet

TANAMAN JAGUNG MANIS (SWEET CORN)

DeskripsiJenis ini mengandung kadar gula yang relatif tinggi, kerana itu biasanya dipungut muda untuk dibakar atau direbus. Ciri dari jenis ini adalah bila masak bijinya menjadi keriput.ManfaatSebagai bahan makanan, makanan ternak, bahan baku pengisi obat dll..Syarat TumbuhJagung ini kebanyakan ditanam di dataran rendah baik, sawah tadah hujan maupun sawah irigasi. Sebahagian terdapat juga di daerah pergunungan pada ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut.a. TanahTanah yang dikehendaki adalah gembur dan subur, kerana tanaman jagung memerlukan aerasi dan pengairan yang baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah. Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik.Air tanah yang berlebihan dibuang melalui saluran pengairan yang dibuat diantara barisan jagung. Kemasaman tanah (pH) yang terbaik untuk jagung adalah sekittir 5,5 - 7,0. Tanah dengan kemiringan tidak lebih dari 8% masih dapat ditanami jagung dengan arah barisan tegak lurus terhadap miringnya tanah, dengan maksud untuk mencegah keganasan erosi yang terjadi pada waktu turun hujan besar,b. IklimFaktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari, hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah antara 23 - 27 C.Cara menanamBenih Benih diambil hanya dari tanaman dan tongkol yang baik dan sehat saja.Pilihlah tongkol-tongkol yang besar, barisan biji lurus dan penuh, tertutup rapat - oleh kelobotnya, dan cukup tua.Dari tongkol.-tongkol terpilih, pisahkanlah biji-biji kecil yang terdapat pada bagian pangkal dan ujung dari tongkol. Hanya biji yang rata besarnya dan sehat saja diambil sebagai benih.Bila jumlah tongkol terpilih sangat terbatas, dapat juga digunakan semua biji yang terdapat pada tongkol tersebut. Benih harus cukup sehat dan kering, bertenaga tumbuh lebih dari 90%, murni dan bebas dari kotoran.Pada dewasa ini terdapat benih-benih varitas unggul yang cocok untuk dataran rendah dengan umur dipanen (110 hari), seperti, Harapan, Metro, Bogor Composite-2 dan yang berumur ,genjah adalah: Penjalinan, Genjah, Kretek, Genjah Kertas, Bogor Comopsit-10, dll dan untuk.dataran tinggi adalah: Bastar Kuning, Bima, Pandu Kimia Putih” Rocol dan lain-lain.,Waktu tanam.Waktu tanam yang baik adalah sebagai berikut:a. jagung ditanam pada musim hujan/ permulaan musim hujan yaitu. pada bulan September/Nopember. Pengerjaan tanah hendaknya dilakukan jauh sebelumnya, sehingga tanah dalam keadaan siap tanam. Pada waktu hujan sudah mulai turun. Kelambatan penanaman jagung labuhan sampai dengan bulan Desember mengakibatkan tanaman menderita serangan penyakit bulai (Downy mildew) yang berat dan dapat mengakibatkan kegagalan total. Penanaman jagung ditegalan dapat pula dilakukan, pada musim. marengan/saat musim hujan hampir berakhir, pada bulan Februari - April.b. Ditanah sawah biasanya jagung ditanam dalam tiga musirn yaitu pada musim labuhan, sebelum padi musim penghujan ditanam, pada musim marengan setelah padi musim penghujan dipanen dan juga pada musim kemarau. Untuk peneneman musim labuhan sebaiknya digunakan varitas Genjah atau varitas unggul agak dalam yang dipungut muda, sehingga tersedia cukup waktu untuk persiapan penanaman padi sawah.Cara bertanam dan pemeliharaan tanaman. a. Pengolahan tanah:Pada waktu pengolahan, keadaan tanah hendaknya tidak terlampau basah tetapi harus cukup lembab sehingga mudah dikerjakan, dan tidak lengket, sampai tanah menjadi cukup gembur. Pada tanah-tanah berpasir atau tanah ringan tidak banyak diperlukan pengerjaan tanah. Pada tanah-tanah berat dengan kelebihan air, perlu dibuat saluran penuntas air. Pembuatan saluran dan pembumbunan yang tepat dapat menghindarkan terjadinya genangan air yang sangat merugikan bagi pertumbuhan tanaman jagung.Pengolahan tanah untuk jagung labuhan harus tepat dan cepat dapat dilakukan karena hujan kadangkala datang lebih awal. Bilamana tidak sempat untuk mengerjakan tanah secara keseluruhan karena waktu tanam mendesak, maka pengerjaan tanah dapat dilakukan hanya pada barisan yang akan ditanami saja sedalam 15 - 20 cm sampai tanah menjadi cukup gembur. Berdasarkan hasil penelitian pada tanah: latosol dan aridosol cara ini memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan pengerjaan tanah yang biasa.b. Jarak tanamVariati yang berbeda umurnya mempunyai optimum populasi yang berbeda. Bagi varitas yang berumur dalam (± 110 hari) seperti Harapan Bogor, Composite populasi optimum adalah ± 50.000 tanaman/ha, ditanam dengan jarak 100 x 40 cm. dengan 2 tanaman per lubang atau 75 x 25 cm dengan 1(satu) tanaman per lubang. Varitas yang berumur tengahan (80 - 90 hari) seperti Panjalinan dan Genjah Kretek, optimum populasi adalah t 70.000. tanaman/ha, ditanam dengan jarak tanam 75 x 20 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang.Bagi vartias yang berumur genjah (70 - 80 hari) seperti Genjah Madura, populasi dapat ditingkatkan sampai 100.000 tanaman/ha, bahkan pada tanah yang subur dapat mencapai 200.000 tanaman/ha, dengan jarak tanam 50 x 20 cm atau 50 x 10 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang;. Benih ditanam 2 -3 biji per lubang, kemudian diperjarang pada umur 2 - 3 minggu setelah tanam, di mana ditinggalkan tanaman yang tegap dan sehat saja sehingga mencapai populasi yang diinginkan sesuai dengan jarak tanam yang digunakan. Dalamnya penanaman adalah 3PemeliharaanPemupukan.Tanaman jagung tidak akan memberikan hasil maksimal manakala unsur hara yang diperlukan tidak cukup tersedia. Pemupukan dapat meningkatkan hasil panen secara kwantitatif maupun kwalitatif.Pemberian pupuk Nitrogen merupakan, kunci utama dalam usaha meningkatkan produksi. Pemberian pupuk phosphat dan kalium bersama-sama dengan nitrogen memberikari hasil yang lebih baik. Tanaman yang kekurangan unsur nitrogen, akan nampak kerdil, warna daun hijau muda kekuning-kuningan, buah terbentuk sebelum waktunya dan tidak sempurna:Gejala kekurangan unsur, phosphat. jelas terlihat terutama pada waktu tanaman masih muda di mana daun-daunnya berwarna ungu dan akan berubah hijau kembali seperti biasa bilamana kemudian tanaman-mendapatkan cukup, phosphat. Tanaman yang kekurangan kalium memberikan gambaran seolah-olah layu, bagian tepi dari daun mula-mula menjadi kuning (chlorosis), kemudian berubah menjadi kecoklat-coklatan dan bagian daun yang sudah mati akan gugur.Dosis pupuk yang diperlukan berbeda-beda: tergantung dari pada tingkat kesuburan dan jenis tanah. Untuk sementara secara umum dapat dianjurkan, pemakaian pupuk sebanyak 90-120 kg.N, 30 - 45 kg. P2O5 dan 0-25 kg K2O per Ha. Pada tanah-tanah yang cukup mengandung akan kalium, pemupukan dengan unsur ini dapat ditiadakan. Pupuk diberikan secara ditugal sedalam 10 cm, pada kedua sisi tanaman dengan jarak 7 cm, Pada jarak tanam yang rapat pupuk dapat diberikan di dalam larikan yang dibuat di kiri kanan barisan tanaman: Pupuk N sebaiknya diberikan dua kali yaitu:1/3 bagian pada waktu tanam bersama-sama dengan seluruh pupuk P dan K, kemudian 2/3 bagian pupuk N diberikan pada waktu tanaman berumur 1 bulan, di dalam lubang atau larikan sedalam 10 cm pada jarak 15 cm dari barisan tanaman.Penyiangan dan Pembumbunan:Untuk memperoleh hasil yang tinggi, pertanaman harus bersih dari segala macam tumbuhan/rumput pengganggu. Salah satu herbisida yang baik untuk memberantas tumbuhan pengganggu, pada jggung, adalah Gramoxone, yang disemprotkan pada waktu tanaman berumur 3 dan 5 minggu,masing-masing sebanyak 11/2 liter yang dilarutkan dalam 400 - 500 liter air/ ha.Penyiangan dengan tangan (hand weeding) yang pertama dilakukan pada umur 15 hari dan harus, dijaga agar, jangan sampai mengganggu/merusak akar tanaman.Penyiangan kedua dilakukan sekaligus dengan pembumbunan pada waktu pemupukan kedua: Pembumbunan ini berguna untuk memperkokoh batang dalam menghadapi angin besar, juga dimaksudkan untuk memperbaiki drainase dan mempermudah pengairan bilama diperlukan.Hama dan PenyakitHama dan penyakit penting pada tanaman jagung adalah:Hama. Lalat bibit (Atherigona exigua Stein)Setelah 4-5 hari ditanam biasanya biji mulai tumbuh. Penyemprotan untuk mencegah/memberantas lalat bibit segera dilakukan setelah biji tumbuh dan tersembul di atas tanah. Penyemprotan dilakukan dengan interval 2-3 hari sekali. Pestisida dipergunakan adalah Basudin (Diazinon), Surecide dan lain-lain, dengan dosis 1,5- 2,5 cc/ liter air. Serangan lalat bibit ini berlangsung sampai tanaman berumur tanaman ± 3 minggu.Ulat Agrotis (agrotis Sp ) ,Hama ini menyerang pada waktu tanaman masih kecil. Dapat diberantas dengan cara mencari dan membunuh ulatnya, yang biasanya terdapat di dalam tanah atau sebelum ditanami, tanah diberi insektisida terlebih dahulu.Ulat daun (Prodenia litura F).Menyerang pupuk daun pada waktu tanaman berumur 1 (satu) bulan. Pemberantasan agar dilakukan secepatnya dengan insektisida seperti terdapat pada serangan lalat bibit.Penggerek daun (Sesamia inferens WLK).Menyerang pada waktu tanaman telah berbunga.Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan segera setelah terlihat adanya telur-telur yang biasanya terletak di bawah daun pada saat menjelang berbunga.Ulat tanah (Leucania unipuncta, HAW)Menyerang daun tanaman dewasa, biasanya pada malam hari, sampai mencapai jumlah ratusan. Penyemprotan harus dilakukan setelah gejala pertama terlihat dan jangan sampai terlambat.Ulat tongkol (Heliothis armigera),Merupakan, ulat perusak tongkol yang penting. Penyemprotan harus segera dilakukan bilamana terlihat telur-telur yang biasanya diletakkan pada rambut (silk) dan bakal buah atau tongkol: Secara umum, penyemprotan sebaiknya dilakukan bilaman diperlukan saja, sehingga penggunaan- pertisida lebih efisien. Waktu yang baik untuk menyemprot adalah pagi hari antara jam 06.00 - 09;00 atau sore hari jam 16.00 -18.00Penyakit:Penyakit terpenting pada jagung adalah penyakit bulai, atau downy mildew (Sclerospora maydis Palm). Tanaman yang terserang- daun-daunnya herwarna kuning keputih-putihan bergaris-garis klorotis sejajar dengan arah urat daun. Pada bagian bawah daun terdapat Konidia berwarna putih seperti butiran-butiran tepung: Menyerang tanaman.muda sampai umur ± 45 hari.Serangan pada tanaman semasa kecil sering mengakibatkan kematian: Serangan pada tanaman yang lebih besar mengakibatkan pertumbuhan tongkol yang tidak sempurna. Pemberantasan , dengan fungisida atau bahan kimia lain yang efektif sampai saat ini belum diketemukan. Usaha pemberantasannya yang dilakukan adalah dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang dan menanam kembali dengan varitas yang tahan. Dewasa ini terdapat beberapa. varitas yang tahan seperti DMR.S, DMR:3, dan beberapa varitas-hasil persilangan yang masih dalam pengujian (Harapan, DMR dan sebagainya).2. Penyakit-penyakit penting yang terdapat pada jagung di antaranya adalah becak daun (Helminthosporium sp) dan karat daun (Puccinia sorghi Sehw).Pemungutan hasil.Jagung pada umumnya sudah Cukup masak untuk dipanen pada umur 7-8 minggu setelah berbunga. Pemeriksaan di kebun dapat dilakukan dengan menekankan kuku ibu jari pada biji pada waktu anen biasana berada di antara 25–35%.Panenan sebaiknya dilakukan pada saat tidak hujan, sehingga pengeringan dapat segera dilakukan. Setelah tongkol dikupas dan dijemur hingga cukup kering, segera di pipil dan pipilan dijemur lagi sampai kering konstan (kadar air ± 12%).Penjemuran sampai cukup kering untuk disimpan biasanya berlangsung selama ± 60 jam sinar matahari. Penyimpanan hasil Jagung pipilan yang sudah kering hendaknya disimpan dalarn tempat yang bersih dan kering.Ruangan/gudang penyimpanan terlebih dahulu dibersihkan dan disemprot dengan DDT untuk mencegah serangan hama bubuk (Calandra oyzae L). Penyimpanan dalam karung sebaiknya diletakkan dl atas balok-balok kayu sebagai alat agar tidak langsung menyentuh lantai. Kadar air biji dipertahankan agar tidak lebih dari 14%.Penyimpanan jagung yang berkadar air tinggi akan menyebabkan suhu dalam karung menjadi panas dan biji cepat rusak serta mudah diserang hama bubuk. Usaha mempertahankan kadar air ini dapat dilakukan dengan mengadakan penjemuran ulang sewaktu-waktu.
Bagi yang ingin mengikuti kursus Jagung Manis Hibrid ini boleh daftar: PENDAFTARAN KURSUS JAGUNG HIBRID

usahawantani.com

Read more...

05 February 2008

Program Bicara Tani

PUTRAJAYA: Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani akan mengadakan Program Bicara Tani mulai bulan depan bagi meyakinkan orang ramai, terutama generasi muda, bahawa pertanian adalah perniagaan yang menguntungkan. Menterinya, Tan Sri Muhyiddin Mohd Yassin, berkata peserta program berbentuk forum sehari itu akan diberi maklumat terkini mengenai hala tuju, strategi, bantuan dan sokongan disediakan agensi berkaitan. Katanya, program itu mensasarkan penyertaan seramai 24,500 petani, usahawan industri asas tani, graduan, generasi muda yang mahu menjadikan pertanian sebagai sumber pendapatan serta ahli persatuan, koperasi dan pertubuhan berkaitan pertanian.
“Bicara Tani ini diadakan kerana kita dapati orang ramai masih kurang yakin pertanian adalah satu perniagaan yang boleh memberi pulangan menguntungkan,” katanya pada sidang media selepas merasmikan prapelancaran Program Bicara Tani di sini, semalam. Program selama dua bulan itu akan dilancarkan di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Star, Kedah, pada 12 Februari ini. Borang penyertaan boleh didapati di Jabatan Pertanian negeri dan daerah atau menerusi laman web www.bicaratani.com.my atau menghubungi urus setia di talian 03-9058 188.
Muhyiddin berkata, walaupun kementerian berjaya melahirkan lebih 8,000 usahawan tani menerusi pelbagai program yang dijalankan sejak tiga tahun lalu, usaha menarik minat generasi muda menyertai sektor pertanian akan diteruskan. Katanya, ini penting bagi melahirkan lebih ramai usahawan tani yang terbabit secara langsung dalam rantaian bekalan, termasuk peringkat pemprosesan dan pemasaran. “Selama ini petani kita hanya pakar dalam tanaman, mereka tidak mengambil berat aspek logistik dan rantaian bekalan makanan kerana menyerahkannya kepada orang lain. “Oleh itu, mereka tidak memperoleh hasil pendapatan maksimum kerana yang untung orang tengah,” katanya.
http://www.bharian.com.my/Current_News/BH/Thursday/Nasional/20080130232506/Article/
usahawantani.com

Read more...

Terminal Makanan Negara (Teman)

Terminal Makanan Negara (Teman) di Kilometer 6, Jalan Pasir Mas-Salor, Mukim Tunjong, Kota Bharu. Teman yang membabitkan kos lebih RM200 juta akan menjadi satu lagi mercu tanda kebanggaan rakyat Cik Siti Wan Kembang ke arah memajukan sektor pertanian di negara ini . Pembinaan Teman di Kelantan untuk zon Pantai Timur adalah yang kedua di negara ini selepas Perak (Zon Utara) dan termasuk dalam projek Rancangan Malaysia Kesembilan (RMK-9).
Selain dua negeri itu, kerajaan juga merancang membangunkan Teman di kawasan terpilih lain termasuk di Sarawak dan Sabah. Terminal yang melambangkan pembangunan prasarana pasaran moden menghubungkan rangkaian pengeluar dan pembekal kepada pengguna, dilihat mampu memanfaatkan masyarakat Kelantan yang sudah terkenal aktif dalam sektor pertanian sejak dulu lagi. Ia akan berfungsi sebagai pusat pemborongan hasil pertanian dan industri asas tani secara cekap serta berkesan di samping berperanan sebagai pusat pengumpulan maklumat, pengawasan ciri keselamatan makanan serta agro pelancongan.
Penolong Pegawai Ehwal Ekonomi (Kanan) Lembaga Pemasaran Pertanian Persekutuan (Fama) Kelantan, Ramli Mohd Noor, berkata penubuhan Teman tepat pada masanya dalam usaha mengatasi import hasil pertanian ke negara ini. Katanya, fasa satu pembinaan terminal itu sudah bermula sejak Februari tahun lalu dan dijangka siap sepenuhnya menjelang Mac ini. “Terminal itu merangkumi blok menempatkan produk peruncitan, daging dan ayam, ikan, perusahaan kecil dan sederhana, sayur dan buah-buahan, kedai makan serta blok pentadbiran. “Bagi memantapkan perjalanan terminal itu, Majlis Pengurusan Teman akan dibentuk dengan dianggotai pegawai dan agensi kerajaan berkaitan termasuk Fama, Majlis Perbandaran Kota Bharu, jabatan kerajaan lain serta wakil persatuan pemborong dan peserta,” katanya.
Melalui penubuhan Teman, ia dilihat berupaya memperelok serta menggalakkan amalan industri yang baik membabitkan kualiti, perakuan, pengredan, pembungkusan dan pelabelan, pengedapan dan piawai keselamatan makanan. Penubuhan Teman juga dilihat mampu menjadi pemangkin ke arah pembangunan satu sistem pengagihan dan logistik yang cekap bagi sektor perniagaan tani. Terminal ini juga bermatlamat untuk mewujudkan pasaran lebih cekap melalui mekanisme penentuan harga berkesan, yang dapat memastikan persaingan saksama serta telus di kalangan pembekal dan pemborong. Teman dilihat berupaya menyediakan platform logistik unggul ke arah memenuhi keperluan khusus pengguna pasaran yang pelbagai termasuk petani dan persatuan petani, koperasi, syarikat pembungkusan, peruncit besar, hotel dan saluran dagang makanan runcit, pengimport dan pengeksport serta pengendali pengangkutan, bank dan perniagaan lain. Selain membantu meningkatkan kualiti pengeluaran dan pemasaran hasil pertanian negara, Teman juga menyokong Program Kontrak Pemasaran yang dilaksanakan oleh Fama. Menerusi program Kontrak Pemasaran itu, Fama dan pengeluar akan menghasilkan produk yang menepati kualiti, kuantiti, jenis, pembungkusan dan pengredan bagi menjamin pasaran pada harga yang ditetapkan. Ketua Pengarah Fama, Datuk Mohamed Shariff Abdul Aziz, berkata pelaksanaan Teman adalah usaha memodenkan pusat aktiviti hasil pertanian dan industri asas tani membabitkan kaedah yang lebih cekap serta sistematik. Katanya, pertanian yang kini sudah menjadi satu perniagaan sedang melalui era globalisasi. “Faktor kualiti seperti penerapan standard dan kualiti, pembungkusan baik serta menarik akan memberi kelebihan terhadap sesuatu pengeluaran. Oleh itu, Teman dilihat sebagai platform terbaik dalam meningkatkan hasil pengeluaran pertanian negara,” katanya. Pada alaf baru ini, sektor pertanian negara dan dunia akan berdepan dengan persaingan sengit dari negara yang mengeluarkan hasil pertanian yang sama dan negara tidak boleh lagi memandang ringan masalah ini kerana sektor pertanian masih lagi menjadi sumber pendapatan utama sebahagian besar penduduk negara ini. Melalui penggunaan teknologi termaju, Teman berupaya menghubungkan secara langsung antara petani dan pasaran sama ada di seluruh negara atau peringkat antarabangsa. Dengan menghasilkan barangan yang mematuhi piawai global dari segi mutu, keselamatan, kandungan pemakanan dan perakuan halal, rangkaian Teman akan mempercepatkan perkembangan dalam sektor pertanian. Melalui kaedah ini, ia akan membantu produk tempatan mendapat tempat dalam pasaran antarabangsa sekali gus mampu menarik lebih ramai pelabur asing dalam perniagaan tani tempatan.

usahawantani.com

Read more...

Sindrom Pisang Goreng

KOTA BHARU 4 Feb. – Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi menasihati golongan petani supaya mengelakkan sindrom ‘pisang goreng’ atau budaya ikut-ikutan dalam mengusahakan ladang dan tanaman mereka.
Ini kerana kata Perdana Menteri, tanpa pengetahuan tentang kaedah penanaman yang betul dan mengkaji tahap permintaan, mereka akan menghadapi pelbagai masalah ketika hendak memasarkan hasil pertanian sehingga berlaku lambakan yang menjejaskan harga di pasaran.
‘‘Jangan ikut sindrom ‘pisang goreng’ apabila lihat Makcik Bedah meniaga pisang goreng dapat untung dan ramai pelanggan, maka semua pakat bertenggek di tepi jalan untuk turut berniaga.
‘‘Akhirnya pisang goreng tu tak laku dan bagi orang baru yang nak mula niaga pun susah kerana nak lawan orang lain yang berniaga lama di situ dan dah ada nama (dikenali),’’ katanya.
Beliau berucap merasmikan Majlis Perletakan Batu Asas Projek Terminal Makanan Negara (Teman) di Tunjong di sini.
Sementara itu, Perdana Menteri berkata, rangkaian pemasaran produk pertanian dan industri asas tani sedia ada banyak mendedahkan kepada manipulasi itu.
Projek Teman yang dilancarkan oleh Perdana Menteri itu merupakan projek perintis di negara ini dalam menjadikan terminal makanan sebagai pemangkin kepada pembangunan sektor pertanian negara.
“Teman adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah petani kerana ia akan menjamin pendapatan mereka pada tahap yang berpatutan yang boleh dijangkakan dari peringkat awal lagi,” katanya.

http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2008&dt=0205&pub=Utusan_Malaysia&sec=Dalam_Negeri&pg=dn_03.htm

usahawantani.com

Read more...

04 February 2008

Kursus Fertigasi Hujung Minggu 2

GAMBAR DARI TAPAK KURSUS FERTIGASI HUJUNG MINGGU
BEBERAPA PESERTA KURSUS SEDANG BERBINCANG


POKOK CILI KULAI YANG TELAH DI TRANSPLANT

BENIH CILI YANG SUDAH TUMBUH DITAPAK SEMAIAN


POKOK CILI KULAI

Read more...

Followers

There was an error in this gadget

IKLAN 1

Ruang iklan untuk disewa

IKLAN 2

Ruang Iklan untuk disewa
PELUANG KERJASAMA

Pihak Portal Usahawantani.com dan Akademi Usahawantani sedang dalam proses menyemak dan menilai kembali kursus-kursus UsahawanTani yang dianjurkan oleh pihak kami . Kami menjemput semua pengusaha-pengusaha yang berpengalaman ATAU baru dalam mengendalikan kursus-kursus usahawantani untuk berkerjasama atau menjadi panel kami . Sila hantarkan proposal anda kepada Pengurus Akademi UsahawanTani di email akademi@usahawantani.com . Maklumat yang mesti ada dalam proposal anda ialah :
1. Nama Anda / Syarikat
2. Alamat
3. Bidang UsahaTani
4. Kandungan Kursus
5. Bilangan Hari
6. Kos Kursus
7. Lokasi Kursus
8. Pengalaman
9. Cadangan kaedah kerjasama (option)


Daftar Ahli Usahawantani

Borang Pendaftaran

Nama
Email
No Handphone (e.g 019-1234567)
Lokasi (e.g Bandar/Negeri)
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[ Refresh Image ]


Nota : Selepas menekan butang 'Daftar' sila lihat email anda untuk kepastian bahawa pendaftaran anda telah diterima oleh pihak kami.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP